menu
search
close

MEDITASI NEWS

Create Story notifications_none account_circle
  • #ceoNews
  • #Finance
  • #Sport
  • #Oto
  • #Travel
  • #Food
  • #Healt
  • #Property
  • home Beranda
  • trending_up Trending
  • play_arrow Video
  • camera Galeri Foto
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Kriminal
  • Hukum
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sosial
  • Organisasi

Tentang Tipikor News

  • Redaksi
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
  • Ketentuan & Kebijakan Privasi

Silaturahmi Pengurus SMSI Jateng dengan KH Yusuf Cludhori Ikhtiar Meneguhkan SMSI sebagai Benteng Idealisme Pers dan Ukhuwah



MAGELANG – Membangun organisasi pers bukan sekadar memperkuat struktur dan memperluas jaringan, tetapi juga meneguhkan nilai, idealisme, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan demokrasi. Semangat itulah yang mengemuka dalam silaturahmi jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah bersama Ketua Dewan Penasihat SMSI Jateng, KH Yusuf Cludhori, di Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang.


Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Gus Yusuf, sapaan akrab KH Yusuf Cludhori, menyampaikan harapannya agar SMSI mampu menjadi benteng idealisme sekaligus ruang tumbuhnya ukhuwah di kalangan insan pers.


“Jujur, awalnya saya tidak tahu, apalagi memahami apa itu SMSI (Serikat Media Siber Indonesia). Saya bersedia menjadi penasihat karena melihat niat baik. Harapan saya, SMSI dapat menjadi benteng idealisme dan ukhuwah,” ungkap Gus Yusuf.


Silaturahmi tersebut dihadiri Ketua SMSI Jawa Tengah Jayanto Arus Adi, Sekretaris SMSI Jateng Eko Sugiarto, jajaran pengurus inti, serta para koordinator wilayah dari Pati, Semarang, Banyumas, Kedu, dan Surakarta.


Pertemuan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun komunikasi, meminta arahan, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan para tokoh dan sesepuh yang menjadi bagian dari Dewan Penasihat SMSI Jawa Tengah.


“Kita memang harus sowan ke sini untuk bersilaturahmi dengan beliau. Alhamdulillah, sore ini waktunya pas. Kami juga mohon berkenan mendapatkan arahan dan nasihat dari Gus Yusuf,” ujar Eko Sugiarto mengawali pertemuan.


Dalam kesempatan tersebut, Eko melaporkan perkembangan organisasi SMSI Jawa Tengah yang saat ini telah terbentuk di 31 kabupaten/kota. Pihaknya menargetkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah segera memiliki kepengurusan.


“Insyaallah, pada Rapat Kerja (Raker) awal Desember di Surakarta, seluruh kabupaten/kota sudah terbentuk. Selanjutnya akan dilakukan pelantikan sekaligus pengukuhan penanggung jawab Pokja Newsroom Jaga Desa di masing-masing kabupaten/kota,” jelas Eko, yang juga Ketua Pasopati.


Selain KH Yusuf Cludhori, sejumlah tokoh dan sesepuh juga menjadi bagian dari Dewan Penasihat SMSI Jawa Tengah, di antaranya Dr. Budiyanto, Ketua IKA Unnes Pusat; tokoh pers H. Soetjipto, SH, MH; serta pakar politik dan akademisi Yuwanto, PhD.


Menyambut kedatangan jajaran pengurus SMSI Jateng, Gus Yusuf menyampaikan apresiasi dan rasa bahagianya atas kunjungan tersebut.


“Terima kasih, matur nuwun teman-teman pengurus SMSI sudah menyempatkan waktu bersilaturahmi ke sini. Terima kasih Mas Jayanto Arus Adi. Ini menjadi kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi kami,” tuturnya.


Lebih jauh, pimpinan Pondok Pesantren API Tegalrejo tersebut menekankan pentingnya peran SMSI dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.


Menurutnya, pers memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Karena itu, profesionalisme insan pers harus terus dibangun agar media mampu memperoleh kepercayaan publik.

Pers, lanjut Gus Yusuf, tidak cukup hanya menyampaikan informasi. Lebih dari itu, pers harus mampu memotret, mengolah, dan mengartikulasikan realitas sosial kepada para pemangku kebijakan, baik di tingkat lokal maupun nasional.


“Negara yang persnya kuat, demokrasinya akan sehat. Kondisi tersebut pada akhirnya diharapkan melahirkan pemerintahan yang berpihak pada aspirasi masyarakat,” pesannya.


Ia berharap SMSI dapat mengambil peran tersebut dengan tetap menjaga marwah organisasi dan profesi pers. Kekompakan, suasana guyub, serta iklim kekeluargaan di antara pengurus juga perlu terus dirawat.


“Semoga peran ini dapat dijalankan SMSI. Monggo, suasana dan iklim kekeluargaan seperti ini, kompak dan guyub, dapat terus dipertahankan,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua SMSI Jawa Tengah Jayanto Arus Adi menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada KH Yusuf Cludhori atas kesediaannya menjadi bagian dari Dewan Penasihat sekaligus memberikan bimbingan kepada jajaran pengurus SMSI Jateng.


Menurut Jayanto, silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar membangun kekuatan moral dan spiritual dalam menjalankan tanggung jawab pers.


“Silaturahmi ini menjadi ikhtiar sekaligus upaya memperkuat ukhuwah dalam rangka menjalankan amar ma'ruf nahi munkar. Kami berharap doa, bimbingan, dan dukungan Gus Yusuf senantiasa menyertai perjalanan SMSI Jawa Tengah,” ungkap Jayanto, yang juga merupakan Ahli Pers Dewan Pers dan CEO HeadlineNews.id.


Jayanto menambahkan, SMSI Jawa Tengah akan menggelar Rapat Kerja pada awal Desember di Surakarta. Selain melakukan konsolidasi organisasi dan mengukuhkan para penggerak Pokja Newsroom Jaga Desa, agenda tersebut juga akan diisi dengan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh Jawa Tengah yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi nyata bagi daerah.


Di sisi lain, SMSI Jateng juga berencana menyampaikan evaluasi publik terhadap sejumlah tokoh yang mendapatkan rapor merah berdasarkan penilaian dan aspirasi masyarakat Jawa Tengah.


Melalui rangkaian agenda tersebut, SMSI Jateng ingin menegaskan bahwa pers tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial, memberikan apresiasi terhadap pengabdian, serta menyuarakan kepentingan publik.


Silaturahmi di Tegalrejo pun menjadi pengingat bahwa kekuatan pers tidak semata-mata terletak pada teknologi, kecepatan pemberitaan, maupun luasnya jaringan media. Lebih dari itu, kekuatan pers bertumpu pada integritas, idealisme, profesionalisme, dan kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat.


SMSI harus tumbuh sebagai rumah besar media siber yang profesional, berintegritas, guyub, dan tetap berpihak pada kepentingan publik. Sebuah ikhtiar untuk menjaga idealisme pers sekaligus merawat ukhuwah.(***/Anin). 



Tim-KJN

-------- MASUKAN KODE IKLAN 1 --------
-------- MASUKAN KODE IKLAN 2 --------
-------- MASUKAN KODE IKLAN 3 --------


Connect With Us

  • Redaksi
  • Ketentuan & Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
2022 © PT. BALIMOSE JAYA BERSAMA
Version: 1.1 (Design By. Wyndoee_Collection)